PT. Batik Batang Indah

PT. Batik Batang Indah adalah perusahaan yang bergerak dibidang produksi batik asli Kabupaten Batang yang memiliki pasar dalam dan luar negeri

Minggu, 07 Mei 2017

Profil Perusahaan

Perusahaan PT. Batik Batang Indah merupakan perusahaan yang bergerak di bidang produksi batik asli batang
Visi
Mewujudkan batik dicintai oleh penduduk Batang, Nasional dan Internasional
Misi
1. Selalu menjaga dan memperhatikan kualitas produk
2. Pelayanan terbaik adalah nomor satu
3. Selalu menjaga kearifan lokal

Sejarah perusahaan
Perusahaan ini terbentuk pada tahun 2017 dengan berlandaskan prinsip bahwa kita harus mencintai produk dan budaya kita sendiri.

Struktur Organisasi

Direktu: Efendi
Wakil Direktur: Ghazali
Share:

Hubungi Kami

PT. Batik Batang Indah berdiri sejak tahun 2017 dan ini adalah impian saya untuk mendirikan sebuah perusahaan yang bergerak dibidang produksi asli Kabupaten Batang.
Kontak
Telepon/fak : (0285) 7694829
email: batikbatangindah@gmail.com
Share:

Kwan Kembangkan Batik Khas Batang


Kwan Hwie Liong memamerkan batik tulis (foto red)
Masih banyak kain tradisional Indonesia yang belum diangkat secara utuh. Batang beruntung memiliki Kwan Hwie Liong yang memiliki kecintaan luar biasa terhadap pusaka negeri ini.
Lelaki etnis Cina setengah baya berpostur kecil itu bernama Kwan Hwie Liong. Kesan pertama berjumpa dengan pria kelahiran Batang, Jawa Tengah ini adalah keramahannya yang luar biasa. Dia banyak senyum dan gaya berbicaranya penuh semangat. Apalagi bila Kwan bercerita tentang batik pesisir yang berasal dari kampung halamannya, juga warisan-warisan leluhur yang belum banyak dikenal publik. Seperti ketika dia menuturkan tentang situs di pedalaman Alas Roban –hutan di Kabupaten Batang—dengan keberadaan patung berbalut kain motif gringsing –seperti sisik ikan. “Belum diketahui pasti penjelasan prasasti tersebut,” katanya.
Kelekatan perhatian Kwan dengan sejarah daerahnya juga Indonesia disebabkan oleh besarnya kecintaannya pada batik Batang, batik pesisir, serta kain tradisional Indonesia pada umumnya. Kwan sudah bertahun-tahun bekerja bersama pembatik di Lasem, kota kecamatan di pesisir pantai utara Kabupaten Rembang, Jawa Tengah. Hingga sekarang, beberapa pembatik yang dia damping sudah mandiri dan mampu menjual kreasi kain-kain batik mereka dengan mutu tinggi. “Tapi kita memang harus terjun dan terlibat langsung, sampai mereka bisa mendiri,” Kwan menjelaskan.
Kwan memang tidak percaya pada cara pemberdayaan pengrajin batik –juga jenis lainnya—hanya dengan memberikan dana. Berdasar pengalamannya, dibutuhkan keterlibatan intens dengan para pengrajin, bahkan perlu dibakukan cara agar usaha yang dijalankan oleh pengrajin binaan bisa berjalan berkesinambungan. Tidak sedikit yang bertumbangan karena kesulitan pemasaran atau kalah dalam persaingan.
Tapi, bagi Kwan semua kesulitan dan kerumitan menumbuhkan kemudian menguatkan kemampuan para pengrajin batik tersebut. Karena kain-kain tradisional Indonesia, termasuk batik, baginya, bukan sekadar produk yang diperjualbelikan melainkan pusaka bangsa ini. Bagi Kwan, bila dia memutuskan terjun di bidang pelestarian batik, maka pekerjaan itu dilakukan total. Dan Kwan bertekad mengembangkan batik Batang –yang bagi publik kalah gaungnya dibanding batik pesisir dari Lasem dan Pekalongan—karena memang masih banyak keistimewaan motif dan sejarah batik Batang yang belum diangkat.
Menyimak penjelasan Kwan tentang batik, baik motif, sejarah, teknik pembuatan serta pewarnaannya, memuat kita terkesima. Berdiskusi beberapa jam dengannya membuat menumbuhkan kekaguman dan rasa hormat atas komitmen dia. Apalagi pengetahuannya itu tidak dia wujudkan dalam aksi nyata, yaitu pelestarian dan pemberdayaan.
Share:

Kesempatan Berkarir di PT. Batik Batang Indah

Di buka lowongan
1. Operator Produksi (SMA)
2. Admin (Minimal D3 Akuntasi)
3. HRD (S1 Psikologi atau Hukum)

Bawa lamaran langsung ke PT. Batik Batang Indah
Jl. RE. Martadinata No. 12 Batang
Share:

Ganjar Beli Batik Motif Alam Nggak Pakai Nawar Membuat Senang Pj Bupati Batang

Ganjar Beli Batik Motif Alam Nggak Pakai Nawar Membuat Senang Pj Bupati Batang
tribunjateng/muh radlis/humas
Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo, saat membeli batik tulis produksi pengrajin Kabupaten Batang beberapa waktu lalu 
Laporan Wartawan Tribun Jateng, Radlis
TRIBUNJATENG.COM, PEKALONGAN - Pameran pembangunan dan produk unggulan daerah Jawa Tengah saat Musrembangprov beberapa waktu lalu rupanya masih menyisakan kegembiraan bagi Pemkab Batang khususnya Bapelitbang.
Saat pameran itu, Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, tertarik dan membeli batik khas Kabupaten Batang.
Saat mendatangi stand Kabupaten Batang, Ganjar membeli kain batik bermotif alam produksi pengrajin dari Kabupaten Batang.
Kepala Bapelitbang Kabupaten Batang, Sabino Soewondo melalui Kasubbid Perindagkop, Sri Diah Litania, mengatakan, saat itu Ganjar datang bersama beberapa pejabat Pemprov Jateng termasuk Siswo Laksono yang saat ini menjabat sebagai Pj Bupati Batang.
"Saat mengunjungi stan kami, Gubernur membeli batik motif alam. Beliau langsung merogoh koceknya tanpa menawar harga," kata Litania tanpa menyebut berapa harga kain batik yang dibeli Ganjar, Jumat (28/4/2017).
Menurut Litania, Musrenbangprov tahun 2017 serta Pameran Pembangungan dan Produk Unggulan Jawa Tengah dilaksanakan pada 18-20 April 2017 lalu di gedung Gradhika Bhakti Praja.
Sebelum pembukaan Musrembangprov, dilakukan pameran pembangunan dan produk unggulan daerah di Jawa Tengah.
Di stan itu, kata Litania, setiap Kabupaten/Kota di Jawa Tengah memamerkan hasil produk daerah masing masing.
"Setiap daerah memamerkan produk unggulannya. Selain itu, stan juga ditata agar menarik pengunjung datang. Ternyata stan kami menarik buat Pak Ganjar, malah waktu melihat lihat hasil produk kami terbilang lama dibanding daerah lain," katanya.
Selain kain batik tulis, produk unggulan yang dibawa Fedep (forum for economic development and employment promotion) atau Forpekda (forum pengembangan ekonomi daerah) Kabupaten Batang, diantaranya minyak atsiri, emping melinjo, kerajinan kulit, ikan asin, teh kampoeng, dan lain lain.
"Kain batik dan ikan asin termasuk yang digemari pengunjung. Pesan dari Gubernur, harapannya agar setiap Kabupaten atau Kota di Jawa Tengah harus lebih semangat lagi mempromosikan produk produk khas daerah masing masing," pungkasnya. (*)
Share:

Batik Batang : Batik Warna Jadi Alam Jadi Produk Unggulan Batang


Batik Pekalongan - di perbatasan kota Pekalongan ada sebuah kota besar yaitu Batang, jangan salah tidak hanya solo,pekalongan saja yang terkenal dengan batiknya karena menurut sumber yang saya dapatkan bahwa Kota batang juga ada motif warna sebagai andalanya. lihat ulsanya ini , 
Sebetulnya Kabupaten Batang memiliki ragam batik yang sangat bagus untuk dikembangkan sebagai ikon daerah dengan Batik warna alamnya. Batik warna alam merupakan salah satu kekayaan dan karya hasil kreatifitas masyarakat Batang dan harus dijadikan produk unggulan Kabupaten Batang.
“Peserta yang telah mengikuti pelatihan dan bisa menghasilkan produk batik untuk tetap berkarya, pemerintah siap membantu memasarkan secara online di internet,” ujar Bupati Batang, Yoyok Riyo Sudibyo saat membuka pameran Sentra Kreatif Rakyat yang berlangsung di halaman rumah dinas bupati sejak 10-12 Oktober.
Dikatakannya, karena Batang belum punya outlet, sehingga produk–produk masyarakat Kabupaten Batang akan dipasarkan melalui internet di rumah toko secara online dan gratis. Hal ini dilakukan, karena belum adanya tempat untuk menjual hasil produk masyarakat secara langsung.

Untuk menindaklanjuti hal tersebut, peserta pelatihan pengembangan produk batik dan manajemen dan kewirausahaan yang diadakan Kementrian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Direktorat Jendral Ekonomi Kreatif Berbasis Seni Budaya harus membuat paguyuban atau kelompok untuk merencanakan kegiatan ke depan agar berproduksi dan bisa diterima di masyarakat. Pemerintah akan membantu paguyuban dan memasarkan produksinya, diharapkan peserta pameran membentuk paguyuban dan melakukan diskusi untuk keberlangsungan kedepan.
“Kami akan membantu paguyuban sebanyak Rp 50 juta untuk pengembangan produk batik atau kreatif rakyat lainya. Untuk itu masyarakat harus bisa lebih kreatif dalam menciptakan sebuah produk,” katanya.
Perwakilan dari Kemenparekraf Jumadi Al Qubro, menjelaskan selama ini pihaknya telah melakukan pendampingan dan pengembangan desain tata kelola usaha pemasaran dan produk kreatif di Indonesia. Dan ini merupakan tahun ke tiga yang di awali pada tahun 2012 lalu, dan kemungkinan akan berkesinambungan.
“Semoga apa yang menjadi potensi di Kabupaten Batang dapat dikembangkan lebih lanjut. Apabila program pendampingan dari Kemenparekraf mendapat dukungan dari semua pihak, terutama pemerintah yang akan datang, maka program ini bisa semakin bermanfaat bagi para peserta didik ataupun yang dilatih,” tandas Jumadi. 
Sumber : radarpekalonganonline.com
Share:

Kebangkitan Batik Batang

Dalam Salah satu acara serangkaian Peringatan HUT Kabupaten Batang ke-46 adalah Seminar Batik yang menghadirkan narasumber seorang pakar batik dari Jakarta, William Kwan. Acara ini digelar Jumat siang (6/4) di rumah dinas Bupati Batang.
Bupati Batang, Yoyok Riyo Sudibyo mengatakan, seminar ini selain sebagai agenda untuk menyambut Hari Jadi ke 46 Kabupaten Batang, juga merupakan momen penting untuk merembug kebangkitan batik Batang. Karena beberapa wilayah di Kabupaten Batang banyak memiliki potensi batik yang perlu dikembangkan. "Dengan adanya seminar ini, maka para pembatik di Batang bisa lebih maju dan mengetahui asal-usul batik dari Kabupaten Batang," terang Bupati.
Bupati berharap, William Kwan yang sebenarnya orang asli Batang dan sebagai pakar ahli di bidang batik diharapkan bisa ikut mempopulerkan batik Batang, sehingga nantinya bisa dikenal oleh masyarakat luas.

Sebenarnya para perajin batik di Batang bias lebih maju lagi dibanding kota-kota lainnya, asalkan saja masyarakat punya niat untuk mengembangkan batik tersebut. Pemkab Batang juga akan mencoba mengembangkan batik dengan pewarna alami tanpa bahan kimia dan juga akan lebih meningkatkan pembatik dengan naluri alam pedesaan, yaitu di Desa Sodong, Kecamatan Wonotunggal. Pemkab. Batang juga memiliki komitmen untuk bekerja bersama dengan masyarakat untuk membangun industri batik Batang menjadi lebih baik. Karena batik nantinya bisa mengembangkan potensi dan ekonomi masyarakat Batang. "Saya yakin batik Batang bisa lebih berkembang jika (para perajin-) mau bekerja lebih keras. Selain itu juga bisa lebih mendunia. Untuk itu kita harus saling mendukung untuk mengembangkan batik asli Batang," tandas Bupati Yoyok Riyo Sudibyo.

Sementara itu seminar batik yang mengambil tema Kebangkitan Batik Batang tersebut bertujuan untuk penganekaragaman dan pengembangan industri batik di Batang, agar menembus pasar dengan memenuhi selera konsumen. "Kegiatan ini juga bertujuan untuk meningkatkan apresiasi masyarakat pada produk-produk batik, karena di Kabupaten Batang banyak perajin batik yang terus mengembangkan batik khas Batang," jelas Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Batang, Drs. Ripyono.
Dengan adanya seminar tersebut, diharapkan tercipta ragam hias batik etnis daerah yang mempunyai ciri khas dan keunikan masing-masing. Selain itu juga nantinya dapat menambah nilai pendapatan asli daerah serta menjadi salah satu produk cindera mata khusus.

William Kwan mengungkapkan jika batik Batang memiliki karakter dan ciri yang khas. "Batik Batang memiliki gaya dan karakter yang berbeda, namun ada gaya pesisiran yang belum digali," ungkapnya.
Dalam acara tersebut ditampilka
Share:
Ayo Kenakan Batik
Diberdayakan oleh Blogger.

Entri Populer

Bagaimana menurut anda tentang website ini?